Daftar Sbobet Bola

Nafsu Birahi Bikin Pria Perkosa Gadis Remaja

Nafsu Birahi Seks Gadis Remaja
Berita Mesum - Karena desakan nafsu birahi, seorang pria nekat memperkosa dan mencabuli seorang gadis remaja yang belum dikenalnya. Bulan puasa ternyata tak membuat Kusnadi (28), warga Desa Wringin Anom, Gresik, Jawa Timur, mampu mengendalikan hawa nafsunya. Bapak dua anak itu nekad mencabuli gadis sebut saja Mira (bukan nama sebenarnya).

Gadis berusia 15 tahun ini harus merintih kesakitan ketika pria yang kos di Jalan Nginden Semampir I, Surabaya itu meraba-raba bagian sesitifnya. Tak puas dengan perlakukan itu, orangtua korban langsung melaporkannya ke Unit Perlindungan Perempuan Anak (PPA) Satreskrim Polrestabes Surabaya.

"Tersangka kami tangkap setelah mendapat laporang dari orangtua korban," kata Kasubag Humas Polrestabes Surabaya, Kompol Suparti, di Mapolrestabes, Jalan Taman Sikatan 1, Rabu (1/8/2012).

Mantan Kapolsek Asemrowo ini menjelaskan, antara korban dan pelaku tidak saling kenal. Pertemuan keduanya secara terjadi di Jalan Bratang Binangun, tepatnya pada Selasa 31Juli malam.

Saat itu korban yang masih berstatus pelajar di salah satu SMP di Surabaya, sedang menunggu ibunya salat tarawih. Sesaat kemudian, pelaku datang dan melambaikan tanggan sebagai isyarat memanggil korban.

"Tanpa muncul kecurigaan sidikitpun, korban menghampiri orang yang belum dikenalnya," ujar Suparti.

Saat itulah, korban langsung dicabuli. Korban tak berani berteriak karena diancam oleh pelaku. Salat Tarawih pun usai hingga pelaku takut ketahuan warga dan melepaskan korban.

Akhirnya, gadis berambut sebahu ini langsung melaporkan kejadian itu ke orangtuanya, hingga berakhir ke pelaporan polisi.

Dihadapan petugas, pelaku mengakui semua perbuatannya. Bahkan dia mengaku menyesal dengan perbuatannya. "Saya khilaf pak. Dan saya menyesal," kilahnya singkat.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 82 UU RI No 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara dan paling cepat tiga tahun, dengan denda Rp 60 juta.

Selain menangkap pelaku, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa baju warna kuning motif kartun dan satu potong celana dalam warna kuning milik korban.
(kem)